Gugusan Bintang (1)

Surah al-Buruj [85] atau Gugusan Bintang ini diwahyukan setelah surah al-Syams [91]/Matahari.

ÙˆَٱلسَّÙ…َآØ¡ِ ذَاتِ ٱلۡبُرُوجِ, Perhatikanlah langit yang penuh dengan gugusan-gugusan bintang yang besar, (al-Buruj [85]: 1)

ÙˆَٱلۡÙŠَÙˆۡÙ…ِ ٱلۡÙ…َÙˆۡعُودِ, dan [kemudian renungkanlah tentang] Hari yang dijanjikan, (al-Buruj [85]: 2). Yakni, Hari Kebangkitan.

ÙˆَØ´َاهِدٖ ÙˆَÙ…َØ´ۡÙ‡ُودٖ, dan [tentang] Dia yang menyaksikan [segalanya], dan [tentang] apa yang disaksikan [oleh-Nya]! (al-Buruj [85]: 3)

Bahwa dengan menciptakan alam semesta, Allah “memberi kesaksian”, demikianlah kira-kira, atas kemahakuasaan dan keunikan diri-Nya sendiri.

Bisa kita bandingkan dalam ayat yang lain, Ø´َÙ‡ِدَ ٱللَّÙ‡ُ Ø£َÙ†َّÙ‡ُÛ¥ Ù„َآ Ø¥ِÙ„َٰÙ‡َ Ø¥ِÙ„َّا Ù‡ُÙˆَ ÙˆَٱلۡÙ…َÙ„َٰٓئِÙƒَØ©ُ ÙˆَØ£ُÙˆْÙ„ُواْ ٱلۡعِÙ„ۡÙ…ِ Ù‚َآئِÙ…َۢا بِٱلۡÙ‚ِسۡØ·ِۚ Ù„َآ Ø¥ِÙ„َٰÙ‡َ Ø¥ِÙ„َّا Ù‡ُÙˆَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡØ­َÙƒِيمُ, Allah [sendiri] mengajukan buktidan [demikian pula] para malaikat dan orang-orang yang dianugerahi pengetahuanbahwa tiada tuhan kecuali Dia, Penegak Keadilan: tiada tuhan kecuali Dia, Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. (Alu ‘Imran [3]: 18).

Bahwa “Allah [sendiri] mengajukan bukti” artinya “memberi kesaksian”, yakni melalui alam ciptaan, betapa alam ini diciptakan oleh suatu Daya yang melakukan perencanaan dengan sadar.

Demikian terjemahan dan penjelas Muhammad Asad atas surah al-Buruj [85]: 1-3. []

Baca juga: Matahari (2) 

Posting Komentar

0 Komentar