Dia Bermuka Masam (3)

Sepuluh ayat terakhir surah ‘Abasa [80] ini merupakan peringatan Allah yang bakal diterima manusia kelak pada Hari Kebangkitan.

فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ --- يَوۡمَ يَفِرُّ ٱلۡمَرۡءُ مِنۡ أَخِيهِ --- وَأُمِّهِۦ وَأَبِيهِ --- وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ --- لِكُلِّ ٱمۡرِيٕٖ مِّنۡهُمۡ يَوۡمَئِذٖ شَأۡنٞ يُغۡنِيهِ

Maka, ketika panggilan [kebangkitan] yang amat nyaring terdengar --- pada Hari ketika setiap orang akan [ingin] lari dari saudaranya, --- dari ibu dan bapaknya, --- dari pasangannya dan anak-anaknya: --- pada Hari itu, perhatian setiap orang akan cukup disibukkan dengan keadaan dirinya masing-masing. (‘Abasa [80]: 33-37)

Yakni, karena Allah mampu melahirkan kehidupan baru dari bumi yang kelihatannya mati, Dia juga mampu membangkitkan kembali manusia yang sudah mati.

وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ مُّسۡفِرَةٞ --- ضَاحِكَةٞ مُّسۡتَبۡشِرَةٞ

Sebagian wajah pada Hari itu akan cerah-ceria memancarkan kebahagiaan, --- tertawa-tawa, senang mendengar kabar gembira. (‘Abasa [80]: 38-39)

وَوُجُوهٞ يَوۡمَئِذٍ عَلَيۡهَا غَبَرَةٞ --- تَرۡهَقُهَا قَتَرَةٌ --- أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡكَفَرَةُ ٱلۡفَجَرَةُ

Dan, sebagian wajah pada Hari itu akan tertutup dengan debu, --- diselimuti dengan kegelapan: --- mereka, mereka itulah orang-orang yang mengingkari kebenaran dan tenggelam dalam kefasikan! (‘Abasa [80]: 40-42)

Demikian terjemahan oleh Muhammad Asad, sebagaimana tertera dalam The Message of the Quran.

Baca juga: Dia Bermuka Masam (2)

Posting Komentar

0 Komentar