Nama surah ini, al-Ma’un [107], yang diwahyukan pada tahun-tahun awal misi risalah Nabi (kira-kira setelah surah al-Takatsur [102]), berasal dari kata al-ma’un yang terdapat pada ayat terakhir.
أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ, Pernahkah engkau
perhatikan [jenis orang] yang mendustakan seluruh hukum moral?
(al-Ma’un [107]: 1)
Yakni, yang mengingkari adanya kesahihan objektif dalam apa
yang disebut sebagai agama itu sendiri dan, dengan demikian, dalam konsep hukum
moral (yang merupakan salah satu pengertian dasar dari istilah din
[agama]).
Makna pokok din adalah “kepatuhan”, khususnya
kepatuhan pada hukum atau pada apa yang dipahami sebagai sebuah sistem norma
yang mapan—dan, karenanya, mengikat—yakni, sesuatu yang disokong dengan otoritas
moral.
Jadi, “agama”, “kepercayaan”, atau “hukum keagamaan” dalam
pengertiannya yang terluas (al-Baqarah [2]: 256), atau cukup “hukum moral”
saja, sebagaimana dalam surah al-Ma’un [107]: 1 ini.
فَذَٰلِكَ ٱلَّذِي يَدُعُّ ٱلۡيَتِيمَ --- وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ
طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ, Perhatikanlah, [orang semacam] itulah
yang mencampakkan anak yatim, --- dan tidak merasa terdorong untuk memberi
makan orang miskin. (al-Ma’un [107]: 2-3)
Lit., “tidak mendorong”, yakni, mendorong dirinya sendiri.
فَوَيۡلٞ لِّلۡمُصَلِّينَ
--- ٱلَّذِينَ هُمۡ عَن صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ --- ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ --- وَيَمۡنَعُونَ ٱلۡمَاعُونَ, Maka, celakalah
mereka yang melakukan shalat --- yang hati mereka jauh dari shalatnya—mereka
yang hanya ingin dilihat dan dipuji, dan enggan membantu [sesama manusia]!
(al-Ma’un [107]: 4-7)
Lit., “yang [dengan sengaja] lalai terhadap shalat mereka”.
Kemudian, istilah al-ma’un mencakup berbagai hal
kecil yang dibutuhkan seseorang untuk keperluan sehari-hari, maupun tindak kebaikan
yang sesekali dilakukan untuk menolong seseorang dengan hal-hal atau
barang-barang semacam itu.
Dalam pengertian yang lebih luas, kata itu berarti
“pertolongan” atau “bantuan” dalam menghadapi kesulitan apa saja.
Demikian, terjemahan dan penjelas dari Muhammad Asad,
sebagaimana termaktub dalam The Message of the Quran. []
Baca juga: Menimbun Kekayaan

0 Komentar