Pohon Pengetahuan

Al-Baqarah [2]: 35

Dan, Kami berfirman, “Wahai, Adam, tinggallah engaku dan istrimu di taman ini, dan makanlah sebebas-bebasnya apa saja yang kalian kehendaki; tetapi janganlah kalian dekati pohon yang satu ini agar kalian tidak menjadi orang yang zalim.

Istilah “taman” (al-jannat, the garden) pada ayat 35 ini, ada banyak perbedaan pendapat di kalangan para mufasir tentang apa yang dimaksud dengan istilah itu: apakah taman dalam pengertian duniawi, atau surga dalam kehidupan akhirat yang menanti orang-orang saleh, atau taman khusus di dalam surga. 

Menurut beberapa mufasir klasik, yang dimaksud dalam ayat ini adalah tempat tinggal duniawi di bumi, yakni suatu lingkungan yang penuh kenyamanan, kebahagiaan, dan kesucian. Namun, bagaimanapun penafsirannya, cerita tentang Adam ini jelas merupakan salah satu ayat alegoris (mutasyabihat) sebagaimana yang disebutkan dalam surah Ali Imran: 7.

Dia-lah yang telah menurunkan kitab Ilahi ini kepadamu, yang berisi pesan-pesan yang jelas pada dan oleh dirinya sendiri (muhkamat)—dan inilah intisari kitab Ilahi—di samping ayat-ayat lain yang bersifat majasi (mutasyabihat).

Ayat 7 dari surah Ali Imran tersebut dapat dipandang sebagai suatu kunci untuk memahami Al-Quran. Ayat mutasyabihat dapat didefisikan sebagai ayat-ayat Al-Quran yang diungkapkan secara figuratif, yang maknanya disiratkan secara metaforis, tetapi dinyatakan secara langsung dengan tidak terlalu banyak kata.

Sedangkan, ayat muhkamat digambarkan sebagai “intisari kitab Ilahi” (umm al-kitab) karena ayat-ayat itu mengandung prinsip-prinsip fundamental yang mendasari pesan-pesan kitab itu dan, khususnya, ajaran-ajaran etis dan sosialnya: dan hanya dengan berdasarkan prinsip-prinsip yang diungkapkan dengan jelas itulah, ayat-ayat alegoris itu dapat ditafsirkan dengan tepat. 

Nah, kembali ke surah Al-Baqarah, sebagaimana di surah lain dalam Al-Quran—Thaha [20]: 120, Akan tetapi, setan berbisik kepadanya, dengan berkata, “Wahai, Adam! Sudikah engkau kutunjukkan pada pohon kehidupan abadi dan [selanjutnya] pada kerajaan yang tidak akan pernah binasa?—konsep pohon dalam ayat 35 surah Al-Baqarah ini disebut sebagai “pohon kehidupan abadi”, sebagai “pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat”.

Demikian. []

Baca juga: Fungsi Iblis/Setan

Posting Komentar

0 Komentar